SIERRA LEONE

SIERRA LEONE

Pewartaan Injil sistematis berawal pada paruh kedua tahun 1800-an. Kehadiran para Xaverian di keuskupan Makeni di antara suku-suku di bagian utara negara itu. Di sini terdapat banyak penduduk Muslim sejak awal 1950. Sejak semula mereka berfokus pada pendirian sebuah keuskupan yang efektif pada seluruh pelayanannya. Mereka segera membentuk komunitas-komunitas kristiani dan menyebarluaskan gagasan keluarga Katolik. Mereka mengutamakan pemberantasan  buta huruf dan pendidikan. Inilah langkah pertama menuju peningkatan taraf hidup dan pewartaan injil yang integral, di samping karya-karya lain untuk meningkatkan aspek kemanusiaan dan taraf sosial mereka. Setelah perang saudara yang tragis selesai pada tahun 2002, para Xaverian bekerjasama secara aktif dengan instansi pemerintahan dan lembaga keagamaan, untuk rekonsiliasi negara dan aktif dalam pembangunan kembali Sierra Leone baru. Ini semua memberi masa depan yang penuh pengharapan.

Dewasa ini para Xaverian berkarya di keuskupanMakenidan Freetown. Di sini mereka menangani pewartaan Injil bagi mereka yang belum mengenal Kristus, pendidikan para calon pemimpin dan katekis komunitas-komunitas kristiani, serta pendidikan Xaverian setempat untuk karya misi di dunia.